Tepas, Jumat (10 April 2026) — Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Tepas bersama Pemerintah Desa Tepas menggelar musyawarah desa dalam rangka Pembentukan Kader Pembangunan Manusia (KPM).
Kegiatan yang berlangsung di aula kantor desa tersebut dihadiri oleh perangkat desa, anggota BPD, tokoh masyarakat, kader posyandu, serta perwakilan warga. Musyawarah ini bertujuan untuk memilih dan menetapkan kader yang akan berperan dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di desa.
Kepala Desa Tepas dalam sambutannya menyampaikan bahwa pembentukan KPM merupakan langkah strategis dalam mendukung program pembangunan, khususnya di bidang kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat.
“Peran Kader Pembangunan Manusia sangat penting dalam mendampingi masyarakat, terutama dalam upaya pencegahan stunting dan peningkatan kualitas hidup warga desa,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua BPD Desa Tepas menegaskan bahwa proses pemilihan kader dilakukan secara transparan dan demokratis melalui musyawarah bersama. Hal ini dilakukan agar kader yang terpilih benar-benar memiliki komitmen dan kemampuan dalam menjalankan tugasnya.
Hasil dari musyawarah desa tersebut menetapkan saudari Roziana sebagai Kader Pembangunan Manusia (KPM) yang nantinya akan mendapatkan pembinaan dan pelatihan lebih lanjut.
Dengan terbentuknya KPM, diharapkan program-program pembangunan manusia di Desa Tepas dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran, serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.